28-Nov-KWI-R-702x336

PEKAN  BIASA XXXIV (H)

Santa Katarina Laboure, Perawan;

Santo Yakobus dari Marka; Beata Maria Helena Stollenwerk

Bacaan I: Dan. 7:15-27

Mazmur: Dan. 3:82.83.84.85.86.87

Bacaan Injil: Luk. 21:34-36

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: ”Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini. Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.”

Renungan

Sering kali kita melihat orang yang sedang ronda malam. Mereka tidak hanya membawa kentongan, tapi juga beberapa orang membawa tongkat pemukul atau  bambu yang bisa dipakai untuk memukul sesuatu. Mengapa mereka berbuat demikian? Rupanya tongkat pemukul itu adalah alat untuk berjaga-jaga kalau-kalau ada situasi yang mendesak sehingga mereka harus membela diri.

Akan tetapi, sikap berjaga-jaga saja tidaklah cukup. Bacaan Injil hari ini mengatakan: ”Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan…” (Luk. 21:36). Jelas sekali difirmankan bahwa kekuatan itu bersumber dari sebuah relasi yang dibangun secara rutin melalui  doa yang tiada putus-putusnya. Relasi itulah yang membuat kita memperoleh kekuatan dari Yang Ilahi.

Ya Allah tiada henti-hentinya aku berseru dan mengadu pada-Mu. Aku percaya hanya Engkaulah yang dapat memuaskan dahaga batinku. Amin.

 

 

Tinggalkan Pesan