23-Okt-KWI-R-702x336

PEKAN BIASA XXXIX (H)

Peringatan Wajib Santo Yohanes Kapestrano; Para Suster Ursulin dari Valenciennes

Bacaan I: Rm. 7:18-25a

Mazmur: 119:66.68.76.77.93.94. R:68b

Bacaan Injil: Luk. 12:54-59

Yesus berkata kepada orang banyak, “Apabila kalian melihat awan naik di sebelah barat, segera kalian berkata, Akan datang hujan, dan hal itu memang terjadi. Dan apabila kalian melihat angin selatan bertiup, kamu berkata, Hari akan panas terik, dan hal itu memang terjadi. Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini? Dan mengapakah engkau tidak memutuskan sendiri apa yang benar? Sebab, jikalau engkau dengan lawanmu pergi menghadap pemerintah, berusahalah berdamai dengan dia selama di tengah jalan, supaya jangan engkau diseretnya kepada hakim dan hakim menyerahkan engkau kepada pembantunya, dan pembantu itu melemparkan engkau ke dalam penjara. Aku berkata kepadamu, ‘Engkau takkan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.”

Renungan

”Berani berbuat, berani bertanggung jawab.” Demikian kata bijak yang mengingatkan kita bahwa kitalah yang harus bertanggung jawab atas apa yang kita perbuat. Betapa sering kita mendengar, menyaksikan atau bahkan mengalami betapa orang dengan mudah menghindar dan lari dari tanggung jawab atas tindakan atau perbuatannya.

Paulus mengakui betapa ia sering melakukan hal-hal jahat yang ia sendiri tidak kehendaki. Namun, ia berkeyakinan bahwa Yesus telah melepaskan dia dari kuasa dosa yang membelenggu itu. Keyakinan seperti itu perlu ditumbuhkembangkan terus-menerus.

Yesus dalam Injil mengingatkan kemampuan manusia untuk membaca tanda-tanda alam. Bahwa manusia dapat membaca gelagat alam sehingga mampu mengantisipasi sesuatu yang akan terjadi. Mengapa kemampuan dan kebiasaan itu tidak dimanfaatkan untuk mempertanggungjawabkan iman akan Allah? Marilah kita membuka mata, hati, pikiran dan budi kita agar dapat membaca dan memahami tanda-tanda kehadiran Allah, supaya kita juga beroleh kebijaksanaan untuk mengerti tanda-tanda yang menyelamatkan atau menghancurkan hidup kita.

Ya Tuhan, kobarkan dalam diriku Roh Pengertian dan Kebijaksanaan untuk menilai apa yang baik dan benar, agar aku terpelihara dalam iman akan Dikau. Amin. 

 

Tinggalkan Pesan