Paus mencium seorang bayi dalam audiensi umum 17 Juli 2015, Foto ANSA

Lebih dari 300.000 kartu pos akan dibagikan kepada umat paroki di Inggris dan Wales di akhir pekan ini. Kartu-kartu pos itu akan berisi bimbingan tentang keputusan-keputusan menjelang akhir kehidupan. Prakarsa ini adalah bagian dari perayaan hari untuk Kehidupan yang akan diadakan pada Minggu, 26 Juli 2015.

Paus Fransiskus mengirim ucapan selamat dan dukungan bagi Gereja Katolik di Inggris dan Wales agar perayaan hari itu berjalan dengan baik dan sukses.

Duta Vatikan untuk Inggris Uskup Agung Antonio Mennini menerima surat itu dan meneruskannya kepada uskup yang bertanggung jawab atas Hari untuk Kehidupan itu, yakni Uskup Pembantu Keuskupan Westminster Mgr John Sherrington.

Dalam surat itu, Bapa Suci memberikan berkat apostoliknya “kepada semua orang yang berperanserta dalam acara penting ini dan yang dengan cara apapun mengupayakan peningkatan martabat setiap pribadi manusia dari saat awal kehamilan hingga kematian alami.”

Hari Minggu ini adalah hari terakhir penampilan berbagai prakarsa Gereja Katolik di Inggris seputar topik akhir kehidupan. Waligereja Inggris memilih “Cherishing Life – Accepting Death” (Menghargai Kehidupan – Menerima Kematian” sebagai tema tahun ini.

Hari untuk Kehidupan 2015 memfokuskan ajaran Gereja tentang perawatan yang sesuai menjelang akhir kehidupan. Pesan penting untuk hari itu adalah “Bagaimana kita menghargai kehidupan padahal kita dapat dan menerima kematian saat itu terjadi?”

Memang, pada tanggal 11 September 2015 di Dewan Perwakilan Inggris akan terjadi perdebatan dan pemungutan suara tentang rancangan undang-undang yang mengatur bunuh diri dengan bantuan.

Rancangan undang-undang yang diperkenalkan oleh politisi Partai Buruh Inggris, yang menjadi anggota parlemen, Rob Marris itu mengusulkan agar penderita penyakit yang tak bisa disembuhkan boleh mengakhiri hidupnya dengan bantuan medis. (L’Osservatore Romano)

Alzheimers-Disease-and-End-of-Life-Care

iStock_000019498110Small

Tinggalkan Pesan