pope-francis4

Paus Fransiskus menyalami para anggota gerakan Cursillos in Christianity yang berkumpul di Aula Paulus VI tanggal 30 April 2015. Mereka berada di Roma untuk pertemuan Eropa dan sedang merayakan ulang tahun ke-50 kelompok itu di Italia.

Cursillos in Christianity adalah gerakan Katolik yang didirikan oleh sekelompok umat awam tahun 1944 di Majorca, Spanyol. Fokus dari karisma Cursillo adalah memberikan kepada umat awam apa yang mereka perlukan, untuk menjadi pemimpin Kristen yang efektif, dalam kursus akhir pekan selama tiga hari. Pada gilirannya mereka akan diminta membawa pulang ke dunia apa yang mereka pelajari itu.

Dalam sambutan yang sudah disiapkan, Paus mengatakan kepada sekitar 7.000 cursillista yang berkumpul itu bahwa mereka dipanggil untuk membangun karisma yang Tuhan percayakan kepada mereka.

Paus mengatakan bahwa para pelopor gerakan itu adalah misionaris-misionaris sejati yang tidak ragu-ragu mengambil prakarsa dan yang berani mendekati orang-orang, guna membantu perjalanan iman mereka. Bapa Suci mendesak mereka yang hadir untuk mengikuti teladan para perintis itu, serta meneladani kasih Kristus yang tak terbatas, yang membebaskan dan yang mengubah kehidupan.

“Saya mendorong kalian untuk setia pada karisma kalian. Hidupkan terus semangat dan api Roh yang selalu mendorong pengikut Kristus untuk menjangkau mereka yang terpinggirkan, untuk keluar dari zona nyaman dan untuk berani menjangkau semua pinggiran kota yang membutuhkan cahaya Injil,” kata Paus.

Akhirnya Bapa Suci mendesak peserta membantu pria dan wanita saat ini untuk menemukan keindahan iman dan kehidupan rahmat, namun dengan cara yang dituntun oleh kerendahan hati.

Cursillo adalah gerakan dalam Gereja Katolik, yang memungkinkan orang menjalani hal mendasar sebagai orang Kristen dan menjalaninya bersama-sama. Cursillo membantu orang menemukan dan memenuhi panggilan pribadi. Gerakan itu mendorong terciptanya kelompok inti umat Kristen yang menjadi ragi di lingkungan mereka.

Di Spanyol, Cursillo berarti “kursus singkat” yang dimulai hari Kamis malam dan berakhir Minggu malam. Selama tiga hari, peserta mendengarkan masukan dari para imam, diakon dan awam serta masuk dalam diskusi kelompok kecil. Topik yang dibahas berkaitan dengan kehidupan, cita-cita Kristen, Iman Katolik dan pendekatan Kristen terhadap dunia. Selama tiga hari mereka menghadiri Misa Harian dan melakukan adorasi Sakramen Mahakudus.

Cursillo berlanjut dengan metode bekerja sama, membawa pria dan wanita lain untuk mengenal dan mencintai Kristus. Mereka juga diajak membentuk kelompok kecil yang bergabung dengan komunitas lebih besar yang berpusat pada Kristus di Keuskupan Orange dan di seluruh dunia.

Semangat komunitas akhir pekan itu dilanjutkan dengan reuni kelompok-kelompok kecil dan dengan “Ultreyas,” atau pertemuan komunitas yang lebih besar. (pcp berdasarkan berbagai media dari Vatikan)

Foto TIZIANA FABI/AFP/Getty Images di atas memperlihatkan Paus Fransiskus berusaha mendengar dalam audiensi dengan para anggota gerakan Cursillos of Christianity di Aula Paulus VI di Vatikan 

Cursillos

Cursillo

 

Tinggalkan Pesan