pameran kerajinan tangan 4

Anak-anak tidak boleh dikorbankan karena tidak dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi hanya karena uang. Semangat ini mendorong Credit Union (CU) Bahtera Sejahtera Keuskupan Maumere, Flores, untuk meluncurkan produk simpanan pendidikan anak dan remaja yang dikenal dengan nama Bisa Ngaisiang, sebuah kata dalam Bahasa Sikka yang berarti pintar dan bijaksana.

Produk yang dirancang seperti deposito untuk pendidikan anak sejak sekolah dasar hingga perguruan tinggi itu, menurut ketua CU itu, Pastor Domi Dange Pr, diluncurkan dalam pembukaan pameran  usaha dari anggota CU Bahtera Sejahtera dan lomba paduan suara tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Sikka yang digelar di halaman kantor koperasi itu.

Pameran dan lomba itu berlangsung selama dua hari sebelum RAT VIII CU Bahtera Sejahtera Tahun Buku 2014, tanggal 28 Maret 2015. CU Bahtera Sejahtera didirikan tanggal 15 September 2006 dan kini memiliki 3.024 anggota dengan aset hingga akhir tahun buku 2014 sebesar Rp 38.947.263.694.

Pastor Domi menjelaskan, CU yang dulu lembaga keuangan mulai direvisi ke lembaga pemberdayaan dan pembinaan. Bahkan selain promosi produk-produk yang dijalankan anggota, sebanyak 5 juta rupiah dari sisa hasil usaha RAT VIII akan disumbangkan untuk program Gerakan Seribu (Geser) Keuskupan Maumere. Sumbangan akan juga diberikan untuk Paroki Sanctissima Trinitas Bloro, Nita, “sebagai bentuk penghargaan bagi umat paroki yang cukup banyak menjadi anggota CU Bahtera Sejahtera.”

RAT 2015 dimeriahkan dengan Lomba Paduan Suara untuk pelajar SMA dan SMK yang juga bertujuan untuk mempromosikan produk-produk CU berupa simpanan pendidikan kepada sekolah-sekolah khususnya anak dan remaja. (Yuven Fernandez)

pameran kerjinan tgn

 

 

 

 

 

 

1 komentar

Tinggalkan Pesan