st__gregory_the_great_icon_by_theophilia-d7c9hq3

PEKAN PRAPASKAH III (U)
Santo Gregorius l/Agung, Paus; Santo Maximilianus; Santo Theofanus; Beata Yustina dr Arezzo

Bacaan I: Yer. 7:23-28

Mazmur: 95:1-2.6-7.8-9; R:8

Bacaan Injil: Luk. 11:14-23

Pada suatu kali Yesus mengusir dari seorang suatu setan yang membisukan. Ketika setan itu keluar, orang bisu itu dapat berkata-kata. Maka heranlah orang banyak. Tetapi ada di antara mereka yang berkata: ”Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan.” Ada pula yang meminta suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia. Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: ”Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh. Jikalau Iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? Sebab kamu berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul. Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu. Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu. Apabila seorang yang kuat dan yang lengkap bersenjata menjaga rumahnya sendiri, maka amanlah segala miliknya. Tetapi jika seorang yang lebih kuat dari padanya menyerang dan mengalahkannya, maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata, yang diandalkannya, dan akan membagi-bagikan rampasannya. Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.”

Renungan

Mendengarkan suara Tuhan berarti mau mendekati Tuhan. Kita ingin lebih akrab dalam hidup ini, supaya kita mendapat tuntunan hidup yang benar. Mendengarkan suara Tuhan berarti juga mau dididik, tidak tegar tengkuk atau keras hati. Alangkah bahagianya kalau kita bisa menjadi orang yang terbuka dan mau dididik oleh Tuhan. Ketika kita bingung dan ragu-ragu, Tuhan akan meneguhkan kita ketika kita berdoa.

Setan-setan yang paling ampuh mengubah hidup kita adalah pikiran kita sendiri. Jika kita mengandalkan itu saja, barangkali kita akan cepat masuk dalam situasi sulit dan tidak jelas. Tuhan Yesus memberi inspirasi buat kita, bahwa kita bisa mengusir hal-hal negatif itu jika kita  percaya pada kata-kata-Nya. Yesus datang untuk menjadi tanda bahwa Kerajaan Allah sudah datang, yaitu kesempatan menikmati damai sejahtera.

Ada banyak kesempatan untuk mendengarkan suara-Nya, terutama ketika kita merasa ragu, khawatir, takut, dan mengalami ketidakpastian. Berdoalah mohon terang Roh Kudus supaya kita mempunyai senjata mengusir pikiran negatif yang mengarahkan kita kepada dosa.

Ya Allah, jauhkanlah aku dari sikap sombong dan keras kepala. Biarlah kejahatan menjauh dariku, meskipun itu tampaknya menyenangkan dan menguntungkan. Engkau yang bertakhta kini dan sepanjang masa. Amin.

 

Tinggalkan Pesan