st_alexandra_TsarinaEmail

Pekan Prapaskah I (U)
St. Alexandra; St. Didakus Carvalho

Bacaan I: T.Est. 4:10a.10c-12.17-19

Mazmur: 138:1-2a.2bc-3.7c-8; R:3a

Bacaan Injil: Mat. 7:7-12

Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: ”Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, mene­rima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibuka­kan. Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia me­­minta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya. Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

Renungan

Anak kecil biasanya sangat polos dan jujur. Ia akan dengan mudah meminta kepada orangtuanya apa saja yang ia butuhkan. Sebuah tanda ketergantungan dan kepercayaan pada pihak lain tanpa keraguan sedikit pun. Setelah beranjak dewasa, biasanya orang mulai berhati-hati dalam meminta. Spontanitas dan kepolosan di masa anak-anak sudah mulai dicampuri dengan rasa malu, gengsi ataupun faktor lain yang menjadikannya enggan untuk meminta. Dalam meminta, sikap batin yang dibutuhkan adalah kerendahan hati dan rasa percaya. Sikap tersebut hanya dapat tumbuh pada hubungan yang akrab satu sama lain.

Ester sadar akan kelemahannya di saat menghadapi bahaya perang. Dia percaya hanya Allah yang dapat membebaskan mereka dari bahaya itu, maka dengan penuh iman ia berdoa. Allah mendengar doanya lalu menolong bangsa Israel luput dari bahaya peperangan.

Allah itu Bapa yang mahabaik. ”Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.” (Mat. 7:11). Yesus menasihati para murid-Nya agar selalu berdoa dalam segala kesempatan. Kita perlu menjalin hubungan yang akrab dengan Allah melalui hidup doa. Seperti Ester, kita sadar akan ketidakberdayaan kita dan mengandalkan Tuhan sebagai penopang hidup kita.

Tuhan, berilah aku semangat kerendahan hati dan rasa percaya bahwa Engkaulah andalanku. Amin. 

 

Tinggalkan Pesan