1406412918-pope-francis-celebrates-mass-with-thousands-in-caserta-southern-italy_5373670

Dalam kunjungan ke Kota Caserta di wilayah Campania, Italia selatan, 26 Juli 2014, Paus Fransiskus meminta masyarakat untuk berani “mengatakan tidak kepada korupsi dan pelanggaran hukum,” demikian laporan Radio Vatikan.

Dalam homili Misa di lapangan Istana Raja Caserta, tempat tinggal Raja Naples, Paus Fransiskus juga mengatakan bahwa untuk mewarisi Kerajaan Allah, orang Kristiani harus mengutamakan Allah dalam kehidupan mereka.

Menurut Paus, kehadiran Yesus “merubah hidup kita dan membuat kita peka terhadap kebutuhan saudara-saudara kita.” Kehadiran itu, juga “mengajak kita untuk menerima setiap kehadiran orang lain, termasuk orang asing dan kaum imigran.”

Paus menegaskan bahwa “mengutamakan Allah berarti memiliki keberanian untuk mengatakan tidak untuk kejahatan, kekerasan, penindasan; untuk melayani orang lain dan mendukung kebaikan bersama.”

Bapa Suci menambahkan, ketika seseorang menemukan Allah – “harta yang sejati” – dia meninggalkan keegoisan dan berusaha berbagi kasih Allah dengan sesama.

“Dia yang menjadi sahabat Allah, mencintai saudara-saudaranya, berkomitmen untuk menjaga kehidupan dan kesejahteraan mereka, dan juga menghormati lingkungan dan alam,” kata Paus Fransiskus. Menghormati lingkungan dan alam, tegas Paus, sangat diperlukan di daerah Campania yang indah dan perlu “dilindungi dan dilestarikan.”

Paus pun meminta semua orang untuk menjadi “hamba-hamba kebenaran” dan menjalani hidup yang terinspirasi oleh Injil, yang “diwujudkan dalam penyerahan diri serta perhatian kepada orang miskin dan tersingkir.”(pcp)

Caserta

 

1 komentar

Tinggalkan Pesan