465324-51ffdce0-9d55-11e3-8857-926a2cf5fac5

Paus Fransiskus telah mengeluarkan Motu Proprio yang mengumumkan pembentukan struktur keuangan yang baru guna mengkoordinir dan mengawasi keuangan Tahta Suci dan Negara Kota Vatikan.

Pengumuman 24 Februari 2014 itu dikeluarkan setelah beberapa hari pertemuan-pertemuan Dewan 8 Kardinal yang dikenal dengan G8, yang dibentuk Paus Fransiskus untuk memberikan nasehat kepadanya tentang reformasi Kuria dan kepemimpinan Gereja Universal, dan pertemuan-pertemuan Komite 15 Kardinal yang mengawasi urusan ekonomi Tahta Suci.

Uskup Agung Sydney, Australia, Kardinal George Pell, akan memimpin Sekretariat Ekonomi yang baru dibentuk itu, Sekretariat itu akan bertanggung jawab untuk pembuatan anggaran tahunan  dan yang memiliki otoritas atas semua kegiatan administrasi Tahta Suci, demikian Radio Vatikan.

Dalam wawancara dengan JAE dari Zenit.org, Kardinal George Pell mengatakan bahwa dia “merasa sangat terhormat” diangkat sebagai prefek Sekretariat Ekonomi yang baru dibentuk.

“Banyak perubahan mungkin terjadi dengan adanya keterlibatan lebih formal dari para ahli senior dan berpengalaman dalam administrasi keuangan, perencanaan dan pelaporan. Dengan demikian, penggunaan sumber daya pasti akan lebih baik, dan dukungan yang ada untuk berbagai program, terutama karya-karya kami dengan masyarakat miskin dan terpinggirkan pasti akan meningkat,” demikian Tahta Suci.

Dalam pernyataan yang dirilis oleh Keuskupan Agung Sydney, Kardinal Pell mengatakan bahwa perubahan-perubahan merupakan langkah penting ke arah yang benar.

“Kalau sumber daya yang dipercayakan kepada kita digunakan lebih baik, kita dapat meningkatkan kemampuan untuk mendukung karya-karya baik Gereja, terutama karya-karya bagi masyarakat miskin dan kurang beruntung,” tegas kardinal itu.

“Kajian itu menyoroti bahwa banyak bisa dicapai melalui perencanaan dan pelaporan keuangan yang diperbarui dan juga banyak bisa ditingkatkan dalam pengaturan, kontrol internal dan berbagai fungsi pendukung administratif,” kata kardinal. “Saya berharap bisa melaksanakan rekomendasi-rekomendasi ini seperti yang diminta oleh Bapa Suci.”

Mengenai peran barunya sebagai Prefek Sekretariat Ekonomi, Kardinal Pell mengatakan akan bekerjasama dengan anggota-anggota baru dari Sekretariat itu. Sekretariat itu akan mencakup 8 kardinal atau uskup dan 7 awam yang ahli di bidang keuangan.

“Kita harus terbuka menerima saran para ahli dan menyadari setiap kesempatan untuk memperbaiki cara menjalankan administrasi keuangan kami,” kata kardinal itu. “Ini tugas besar, maka penting bagi kita untuk merangkul dan mengimplementasikan sesegera mungkin perubahan-perubahan yang direkomendasikan.”

Kardinal Pell diperkirakan akan kembali sebentar ke Sydney dan akan memulai jabatan barunya pada akhir Maret. (pcp)

Tinggalkan Pesan