relic

Polisi Italia telah menemukan relikui  Beato Paus Yohanes Paulus II yang telah dicuri dari sebuah gereja yang dulu sering dikunjungi mendiang Paus itu di Italia tengah.

Potongan kain berlumuran darah Yohanes Paulus itu ditemukan hari Jumat tanggal 31 Januari 2014 di sebuah garasi milik dua orang pria, kata polisi kepada wartawan di sore hari ada hari yang sama, seperti dilaporkan oleh Zenit.org di hari yang sama.

Uskup Pembantu dari Keuskupan Agung L’ Aquila Mgr Giovanni D’Ercole mengatakan dalam sebuah konferensi pers bahwa dia telah menyatukan pakaian itu di tempat penyimpanan relikui itu setelah polisi menemukan potongan-potongan relikui itu.

Dikatakan, yang masih hilang hanyalah beberapa filamen kain dan benang emas, dan bahwa polisi bersama “Satuan Tugas Terlatih” terus mencari sisa relikui itu.

Kain itu adalah bagian dari jubah yang Yohanes Paulus kenakan tanggal 13 Mei 1981 saat mendiang paus itu ditembak dalam upaya pembunuhan. Kain itu lalu diberikan kepada umat setempat oleh Kardinal Dziwisz Stanslaw, mantan sekretaris dari Paus asal Polandia itu.

Relikui dan sebuah salib emas dicuri akhir pekan lalu dari gereja kecil desa San Pietro della Ienca di pegunungan Abruzzi tempat Yohanes Paulus II bisanya bermain ski. Polisi melancarkan penyelidikan secara besar-besaran untuk menemukan relikui itu dengan menyebarkan 50 petugas dan anjing-anjing pelacak.

Di pagi hari tanggal 30 Januari 2014, mereka menangkap tiga pecandu narkoba berusia hampir 20 tahun yang memiliki riwayat pencurian kecil. Para pencuri itu mengatakan tidak menyadari nilai dari apa yang telah mereka curi. Banyak orang bingung dengan perampokan itu, karena tidak ada uang yang dicuri. Bahkan muncul beberapa spekulasi bahwa kehilangan itu berkaitan perbuatan setan.

Uskup D’Ercole berterima kasih kepada semua orang yang telah membantu menemukan relikui itu. “Saya kira Yohanes Paulus telah mengampuni mereka. Saya kita kita harus melakukan hal yang sama.” (pcp)

 

file-vatican-pope-john-paul-ii-blood-stolen (1) 

Keterangan foto:

1. Sebuah tempat penyimpanan relikui dari Beato Yohanes Paus II yang disiarkan oleh Keuskupan Agung L’Aquila, Italia, 28 Januari 2014. CNS/Keuskupan Agung A’quila/Reuter

2. Relikui yang dicuri adalah pakaian berlumuran darah dari jubah yang dikenakan Paus Yohanes Paulus II saat ditembak tahun 1981 oleh orang muda Turki, Mehmet Ali Agca.

Tinggalkan Pesan