Biretta_800

Setelah Doa Malaikat Tuhan atau Angelus, Minggu 12 Januari 2014, Paus Fransiskus mengangkat dan mengumumkan nama-nama 19 kardinal baru di dalam Gereja Katolik Roma. Dari jumlah itu, 16 kardinal berumur di bawah 80 tahun dan memiliki hak pilih dan dipilih di dalam konklav, sedangkan tiga lainnya menerima gelar kehormatan karena sudah berumur di atas 80 tahun.

Menurut data yang diterima PEN@ Indonesia, dari 16 kardinal yang aktif itu 6 dari Eropa (termasuk 4 dari Italia), 5 dari Amerika Latin, 2 dari Afrika, 2 dari Asia (Filipina dan Korea) dan 1 dari Amerika Utara (Kanada).

“Seperti yang diumumkan sebelumnya, pada tanggal 22 Februari, Pesta Tahta Santo Petrus, saya akan dengan gembira melaksanakan konsistori, saat saya akan memberi gelar kepada 16 kardinal baru, yang datang dari 12 negara dari setiap bagian dunia, mewakili hubungan kegerejaan yang dalam antara Gereja Roma dan Gereja-Gereja lain di seluruh penjuru dunia,” kata Paus seperti dilaporkan oleh Radio Vatikan.

Hari berikutnya (tanggal 23 Februari 2014), lanjut Paus, “saya akan memimpin Misa konselebrasi bersama para kardinal baru, sementara tanggal 20 dan 21 Februari saya akan mengadakan konsistori bersama semua kardinal untuk merefleksikan tema keluarga.”

Paus lalu menyebut nama-nama kardinal baru yakni:

1. Pietro Parolin, Uskup Agung Tituler Acquapendente, Sekretaris Negara Vatikan
2. Lorenzo Baldisseri, Uskup Agung Tituler Diocleziana, Sekretaris Jenderal Sinode Para Uskup
3. Gerhard Ludwig Műller, Uskup Agung Ad Personam – Uskup Emeritus Regensburg, Prefek Kongregasi Ajaran Iman
4. Beniamino Stella, Uskup Agung Tituler Midila, Prefek Kongregasi Para Imam
5. Vincent Nichols, Uskup Agung Westminster (Inggris)
6. Leopoldo José Brenes Solórzano, Uskup Agung Managua (Nikaragua)
7. Gérald Cyprien Lacroix, Uskup Agung Québec (Kanada)
8. Jean-Pierre Kutwa, Uskup Agung Abidjan (Pantai Gading)
9. Orani João Tempesta OCist., Uskup Agung Rio de Janeiro (Brazil)
10. Gualtiero Bassetti, Uskup Agung Perugia-Città della Pieve (Italia)
11. Mario Aurelio Poli, Uskup Agung Buenos Aires (Argentina)
12. Andrew Yeom Soo Jung, Uskup Agung Seoul (Korea Selatan)
13. Ricardo Ezzati Andrello SDB, Uskup Agung Santiago del Cile (Chile)
14. Philippe Nakellentuba Ouédraogo, Uskup Agung Ouagadougou (Burkina Faso)
15. Orlando B Quevedo OMI, Uskup Agung Cotabato (Filipina)
16. Chibly Langlois, Uskup Les Cayes (Haiti)

Bersama mereka, kata Paus Fransiskus, “saya akan menggabungkan ke dalam Anggota-Anggota Kolese  Kardinal tiga uskup agung emeritus sebagai bentuk penghargaan bagi pelayanan mereka kepada Tahta Suci dan Gereja.”

Ketiga uskup agung itu, kata Paus Fransiskus adalah:

1. Loris Francesco Capovilla, Uskup Agung Emeritus Tituler Mesembria
2. Fernando Sebastián Aguilar CMF, Uskup Agung Emeritus Pamplona
3. Kelvin Edward Felix, Uskup Agung Emeritus Castries

“Marilah berdoa untuk para kardinal baru itu yang menerima kebajikan dari Tuhan Yesus, Gembala yang Baik, sehingga mereka bisa lebih efektif membantu Uskup Roma dalam pelayanan Gereja universal.(pcp)***

Tinggalkan Pesan