children

Konferensi Waligereja Amerika Serikat (AS) “menyatu padu dengan Paus Fransiskus dalam seruan untuk mengakhiri kelaparan dunia.” Pernyataan itu dirilis oleh konferensi waligereja itu bertepatan dengan peluncuran kampanye global Caritas Internationalis yang berjudul “Satu keluarga manusia, makanan untuk semua,” di Washington, tanggal 10 Desember 2013.

Pernyataan yang dibagikan oleh L’ Osservatore Romano tanggal 12 Desember itu menjelaskan bahwa para uskup itu mengikuti kampanye melalui komite-komite yang mempromosikan keadilan baik secara nasional maupun secara internasional.

Acara peluncuran prakarsa di AS itu diisi dengan perayaan Misa yang dipimpin oleh Uskup Des Moines Mgr Richard Edmund Pates sebagai ketua Komite Keadilan dan Perdamaian Internasional dari Konferensi Waligereja AS, serta serangkaian doa yang dikoordinir oleh berbagai kantor Catholic Relief Services di seluruh dunia.

Uskup Agung Miami Mgr Thomas Gerard Wenski, ketua Komite Keadilan dan Pengembangan Manusia Dalam Negeri, mengenang bahwa “sejak terpilihnya, Paus Fransiskus telah menantang umat Katolik dan semua orang untuk melampaui batas-batas kehidupan mereka sendiri dan berjumpa dengan orang miskin dan terpinggirkan.”

Uskup Agung itu memohon Kepada Kongres: “Saat para legislator di Washington merundingkan cara mengalokasikan sumber-sumber anggaran kepada banyak orang yang lapar, baik di negara kita dan di seluruh dunia, kampanye ini memberikan kesempatan kepada kita semua untuk mengubah kesadaran menjadi aksi.”

Pada hari Hak Asasi Manusia, 10 Desember 2013, Paus Fransiskus mengajak dunia untuk ikut bersama dia dalam gelombang global doa untuk mengakhiri kelaparan dunia. Sebanyak 164 organisasi anggota dari Caritas Internationalis ikut dalam doa itu.

Kardinal Oscar Rodríguez Maradiaga, ketua Caritas Internationalis yang berbasis di Vatikan, yakin bahwa kelaparan dunia dapat dihilangkan tahun 2025. Dalam pesan video dia mengatakan, “Ada cukup makanan untuk memberi makan planet ini. Kami yakin, dengan bantuan kalian dan dengan bantuan pemerintah dan PBB, kita dapat mengakhiri kelaparan di tahun 2025.”***

 

Tinggalkan Pesan