Peresmian Taman Ziarah Yesus Maria 1

Dalam lawatannya ke Keuskupan Agung Kupang NTT, Ketua Dewan Kepausan untuk Kaum Awam, Kardinal Stanislaw Rylko, meresmikan dan memberkati Taman Ziarah Yesus Maria Oebelo milik Keuskupan Agung Kupang yang terletak sekitar 19 km arah timur Kota Kupang.

Peresmian dan pemberkatan dalam perayaan Ekaristi di Kapel John Paul II yang terletak persis di puncak bukit Oebelo itu dilengkapi dengan pelepasan burung merpati dan penandatanganan prasasti oleh Kardinal Stanislaw Rylko dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya yang disaksikan oleh Uskup Agung Kupang Mgr Petrus Turang Pr dan Uskup Amboina Mgr Petrus Canisius Mandagi MSC, 25 November 2013.

Kardinal Stanislaw menegaskan, Gereja tidak sekedar bangunan batu bata dan semen tetapi adalah umat Allah yang sedang berziarah menuju tanah air kekal, selain ada juga tubuh Kristus yang hidup, sebuah organisme yang didiami dan dijiwai oleh Roh Kudus.

“Jadi, membangun Gereja adalah membangun sebuah persekutuan Kristiani, laki-laki dan perempuan, yang disatukan oleh ikatan kuat dari iman, harap, dan kasih,” kara Kardinal seraya menegaskan bahwa di atas semua itu harus disadari sepenuhnya bahwa “pribadi masing-masing adalah kenizah-kenizah sejati,” tempat Roh Allah berdiam.

Juga diingatkan tentang peranan Maria sebagai Bunda Gereja yang melahirkan Yesus Kristus sebagai dasar yang kuat bagi Gereja. “Dengan mengandung Yesus dalam rahimnya, Maria menjadi tabut perjanjian yang sejati, kenizah Allah yang sejati, kenizah paling indah, juga model pelaku dalam hidup setiap orang Kristiani yang mengundang kita semua untuk menerima Yesus sepenuhnya dalam hidup kita dan membiarkan Dia berdiam dalam diri kita,” lanjut kardinal.

Ribuan umat dari berbagai paroki di wilayah Keuskupan Agung Kupang menghadiri acara itu. Mgr Petrus Turang berharap agar umat sebagai pemilik taman ziarah itu senantiasa menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang ada sebagaimana mestinya untuk pengembangan iman.

“Taman ini adalah milik umat. Karena itu, mari kita jaga kesakralan dan manfaatkannya untuk pengembangan iman kita,” pinta Mgr Turang seraya mendorong untuk menghindari hal-hal yang tidak patut dilakukan di tempat itu.

Sehari sebelumnya Kardinal Stanislaw menghadiri Pesta Perak Paroki Sancta Familia Sikuamana sekaligus memberkati dan meresmikan gereja paroki itu yang mulai dibangun sejak 9 tahun silam.***

Kiri kenanan adalah Mgr Mandagi, Kardinal Stanislaw Rylko dan Mgr Turang. Foro Laurensius Molan dari Antara Foto Laurensius Molan dari Antara

Tinggalkan Pesan