2181omalleyjpg_00000001326

Paus Fransiskus telah menyetujui pembentukan sebuah komisi khusus untuk perlindungan anak. Saran pembentukan yang dibuat oleh Dewan Kardinal beranggotakan delapan orang yang bertemu di Vatikan itu disampaikan kepada Bapa Suci, yang kemudian menyetujuinya.

Kardinal Sean Patrick O’Malley OFM, anggota dewan, mengatakan kepada wartawan di Kota Vatikan tanggal 5 Desember bahwa pembentukan lembaga baru itu meneruskan “secara tegas apa yang telah diupayakan oleh Paus Benediktus XVI.”

Tujuan komisi baru untuk perlindungan anak di bawah umur itu adalah “menasihati Paus Fransiskus tentang komitmen Takhta Suci terhadap perlindungan anak dan terhadap pelayanan pastoral bagi para korban pelecehan,” kata Uskup Agung Boston itu.

Komisi itu akan mengamati program-program perlindungan anak yang sudah ada saat ini, serta akan merumuskan prakarsa-prakarsa baru di pihak Kuria. Berkaitan dengan prakarsa-prakarsa itu, komisi akan juga berkolaborasi dengan para uskup, konferensi waligereja dan kaum religius.

“Komposisi dan kompetensi-kompetensi komisi itu akan segera ditunjukkan, disertai rincian lebih lanjut dari Bapa Suci dalam dokumen yang tepat,” kata kardinal kepada wartawan seperti dilaporkan oleh Zenit.org.

Prelatus Amerika itu juga menguraikan bentuk-bentuk aksi yang akan dilakukan oleh komisi baru itu, mencakup pedoman untuk perlindungan anak, formasi bagi para frater dan imam, protokol untuk kode perilaku profesional dari keamanan lingkungan serta bukti kecocokan dengan pelayanan imamat.

Uskup Agung Boston itu menyoroti bahwa komisi akan memeriksa dan mengembangkan pelayanan pastoral untuk para korban dan keluarga mereka, bantuan spiritual, pelayanan kesehatan mental, dan kolaborasi dengan para ahli dalam penelitian dan pengembangan pencegahan penyalahgunaan anak di bawah umur, psikologi, sosiologi, ilmu hukum.

Tanggal 5 Desember adalah hari terakhir pertemuan tiga hari dewan itu. Dewan itu akan bertemu kembali tanggal 19 hingga 21 Februari 2014 dan akan ditindaklanjuti hari berikutnya dengan pertemuan Kolese Kardinal.***

Tinggalkan Pesan