Kaul Kekal JMJ

Sepuluh “Perawan Bijaksana” dari Jakarta, Makassar dan Manado, mengucapkan Kaul Kekal hidup membiara dalam Misa yang dipimpin Uskup Manado Mgr Josephus Suwatan MSC di Gereja Hati Kudus, Tomohon, 28 Juli 2013. “Perawan bijaksana” adalah ungkapan wakil orangtua untuk para suster JMJ itu. Banyak suster JMJ, termasuk dari tiga kota pelayanan JMJ itu hadir. Banyak umat puas mengikuti Misa dari luar dan balkon gereja. Dalam homili, uskup menceriterakan panggilan unik seorang suster yang tidak memperbarui kaulnya setelah kaul pertama dan keluar biara. Sebagai suster ia pernah kuliah kateketik di Yogya. Setelah keluar dia selesaikan S1 Kateketik di STF Seminari Pineleng. Dia lalu menjadi guru dan diangkat menjadi pegawai negeri. Sepuluh tahun di luar, dia melamar lagi masuk JMJ dan memulai lagi masa postulat, novisiat dan profesi pertama. Pembimbing novisiatnya adalah suster teman angkatannya dulu. Suster yang diceritakan oleh Mgr Suwatan itu, hadir dalam perayaan sepuluh “Perawan Bijaksana” itu dan mewakili teman-temannya memberikan sambutan.